Selamat malam, hati yang masih berusaha tegar.
Masih terasa berat? Iya.
Tangisku masih kerap tumpah jika teringat janji yang aku buat sendiri; janji untuk berhenti mengeluh karena kesibukanmu.
Mungkin aku belum bisa menepatinya. Maaf.
Maaf, jika kamu sering bingung karena sikapku belakangan ini. Percayalah tidak ada yang benar-benar aku sembunyikan darimu. Tapi kalau kamu memang ingin tau, aku hanya tidak ingin membebanimu.
Aku rindu.
Rinduku bukanlah rindu yang bisa terobati hanya dengan bertemu. Aku rindu obrolan kita yang dulu, aku rindu semuanya tentangmu, tentang kita.
Maaf, mungkin aku yang terlalu egois.
Aku masih akan terus berusaha memenuhi janjiku. Aku masih mencoba untuk tidak banyak mengeluh. Maka aku memilih diam.
Maaf, jika diamku ini membuatmu bingung.
Kamu tidak perlu khawatir, aku akan terbiasa. Aku akan baik-baik saja.
Sekali lagi maaf, aku belum bisa mengatakan hal ini secara jujur. Aku takut airmataku jatuh lagi dan kamu merasa terbebani.
Kamu mengerti, kan? Aku sungguh baik-baik saja. :)
Kamu tidak perlu merasa bersalah atau mengurangi kesibukanmu. Teruskanlah. Aku turut berdoa untuk suksesmu, Pit.
D.
Masih terasa berat? Iya.
Tangisku masih kerap tumpah jika teringat janji yang aku buat sendiri; janji untuk berhenti mengeluh karena kesibukanmu.
Mungkin aku belum bisa menepatinya. Maaf.
Maaf, jika kamu sering bingung karena sikapku belakangan ini. Percayalah tidak ada yang benar-benar aku sembunyikan darimu. Tapi kalau kamu memang ingin tau, aku hanya tidak ingin membebanimu.
Aku rindu.
Rinduku bukanlah rindu yang bisa terobati hanya dengan bertemu. Aku rindu obrolan kita yang dulu, aku rindu semuanya tentangmu, tentang kita.
Maaf, mungkin aku yang terlalu egois.
Aku masih akan terus berusaha memenuhi janjiku. Aku masih mencoba untuk tidak banyak mengeluh. Maka aku memilih diam.
Maaf, jika diamku ini membuatmu bingung.
Kamu tidak perlu khawatir, aku akan terbiasa. Aku akan baik-baik saja.
Sekali lagi maaf, aku belum bisa mengatakan hal ini secara jujur. Aku takut airmataku jatuh lagi dan kamu merasa terbebani.
Kamu mengerti, kan? Aku sungguh baik-baik saja. :)
Kamu tidak perlu merasa bersalah atau mengurangi kesibukanmu. Teruskanlah. Aku turut berdoa untuk suksesmu, Pit.
D.

